Kamis, 17 Desember 2009

Hari2 SMA hari2 ber-BEHEL Ria

   Selama 4 tahun gw pake behel, itu loh say kawat gigi. Gara-garanya karenagigi gw ber"caling", gingsul gitu. Nah karena bokap gw sensitif perihal masalah gigi jadilah gue harus merapikan tuh gigi (walo skrng tetep aja gigi gw nggak seluruhnya rapi)
   Pertama2 dicetak dulu susunan gigi gw, pake adonan liat en kalo udah kena angin keras, yang eneqnya seamit2 mulut gw diudek2 ama tuh adonan.... wueeq...trus baru konsul ke dok spesialis untuk pemasangan, eits tapi tgg dulu sebelum dipasang gw harus bersihin karang giginya. Sumpah itu pertama kali gw ngelakuin en baru pertama kali itu gw parno ama dokter (padahal seumur2 ama dokter apapun gw ngak ap2 tuh) selesai dibersihin sebelum berkumur seluruh mulut gw penuhh darah !!!! bisa bayangin nggak loe kayak vampir gt, cm gw nggak sekeren Edward yang seksi.. hohohoho.
   Saat baru dipasang behel, rasanya seluruh gigi en gusi gw sakiiiittt bangeeettt!!!! nggak bisa makan, nggak bisa tidur, nggak bisa belajar (alesan doang) pokoknya selama 1 mgg pertama itu penderitaan banget, makan gw cm bubur ama sayur bayem, lah ngomong aja gw susah.
   Semenjak dipasang behel rasanya gw sering sariawan, harus telaten bersihin gigi (pake sikat gigi khusus 2 macem) en rasanya bibir gw monyong sedikit dech. Apal gi saat pemeriksaan setiap 2 minggu sekali, wah itu  NERAKA... behel gw yang harus dikencengin membuat pengalaman minggu2 awal gw pake behel terulang, hiks.. pokoknya merana dech.
   Eh tapi ada jg baiknya, dikarenakan gw harus kontrol tiap 2 mgg en dokternya cm bisa sian ato pagi maka gw bisa izindengan bebas pas pelajaran skul, hohohoho. Tapi pernah jg sy gw dimarahin gara2 gw izin jm 8 pagi pdhl br masuk skul jm 7, guru gw bilang "nggak usah masuk sekalian!"
   Yah akhirnya setelah  tahun, saat gw 3 SMA tuh behel dilepas, rasanya ada yang hilang dimulut gw, terasa lapang e longgar.. setelah 4 thn bersama.. hehehehe   

Kamis, 10 Desember 2009

Sinar matahari & Otak

Studi yang dilakukan baru-baru ini oleh peneliti dari University of Alabama, Birmingham melihat hubungan antara perbedaan cuaca dengan skor tes kognitif yang dilakukan terhadap 14.000 warga Amerika dewasa dengan usia 45 tahun ke atas.

Dari hasil studi itu, peneliti menemukan bahwa mereka yang terdeteksi sedang dalam depresi mengalami penurunan fungsi kogntif karena skor tes yang dhasilkannya menurun dalam kurun waktu dua minggu.

Hal ini berbeda dengan mereka yang tergolong depresi namun tinggal di daerah yang banyak terkena sinar matahari atau sering jalan-jalan dan mendapatkan hangatnya sinar matahari.

Penemuan yang dipublikasikan dalam Journal Environmental Health itu mengungkapkan bahwa orang yang depresi dan kurang terkena sinar matahari berisiko mengalami pelemahan otak dua kali lebih besar dari mereka yang mendapat sinar berlimpah.

Namun para peneliti masih mencoba mencari alasan untuk fakta itu. Mereka juga ingin mengetahui apakah kurangnya sinar matahari akan memperparah situasi depresi yang sedang dialami atau tidak.

"Secara teori, sinar matahari mempengaruhi fungsi kognitif seseorang melalui cara kerja yang sama dengan yang terjadi pada perubahan mood. Sinar matahari membantu mengatur level dua hormon, yaitu melatonin dan serotonin. Kedua hormon itulah yang mempengaruhi mood seseorang dan juga penyakit SAD," ujar Shia T. Kent, a Ph.D seperti dilansir Reuters, .

"Dari studi ini ternyata terbukti bahwa hormon melatonin dan serotonin juga mempengaruhi fungsi kognitif otak, terutama mereka yang sedang dalam keadaan depresi atau moodnya kurang baik," ujar Ken.

Adanya fakta baru ini juga memungkinkan terapi cahaya diterapkan untuk para pasien penderita SAD. Jadi, tunggu apa lagi? keluarlah dari ruangan dan dapatkan sinarmatahari untuk otakmu.

Tapi ati2 jangan lupa tabir surya biar nggak gosong....

Bayangan Hutan 2

Ia menemukan pintu kecil yang terbuka, yang menuju kolong rumah. Di kolong rumah ini ia menemukan peti yang mana terdapat rantai perak kecil di dalamnya. Ia pun menyusuri kolong rumah tersebut sampai akhirnya berhasil mencapai di jalan, ia langsung menuju gerbang desa. Sayangnya disana Ami tidak menemukan pemuka adat, yang ada adalah dinding kayu yang tingginya melebihi atap rumah warga, mengelilingi seluruh desa. Obor2 di dalam desa pn meredup, hantu2 bergentayangan. Ami kemudian menuju rumah pemuka adat, disana ia bertemu seorang temannya, yang mana memberitahu Ami bahwa di dalam ruma tersebut terdapat setan luak.    Ami mengurungkan niatnya untuk memasuki rumah pemuka adat, ia mengendap-endap lagi untuk menuju rumah yang lain, di kolong rumah itu ia menemukan peti berisi sebuah kunci.
Saat Ami hendak keluar dari rumah tersebut, tiba2 muncul hantu yang menyergap teman Ami dan dlm sekejab temannya beserta hantu itu menghilang. Ami tergesa-gesa menjauhi tempat itu, berlari di jalan desa sampai ia menabrak bus yang membawa mereka. Walau pintu bis itu terkunci tetapi bagasi bus itu terbuka D dalamnya Ami menemukan alat radio panggil, kotak P3K, senter & alat2 survivor yang ditinggalkan oleh Mapala. Lalu sekilas Ami melihat hantu mendekatinya, tanpa pikir panjangpun Ami memasuki bagasi itu.
Selagi menunggu hantu itu menjauh dari bus, ami dengan bantuan senter mencoba alat radio panggil tersebut. Walau dapat aktif tetapi tidak terdapat sinyal. Dari celah pintu bagasi Ami melihat hantu itu menjauh. Di sisi lain ia melihat seorang guru tertatih-tatihkarena luka, berjalan mengendap-endap melalui kolong rumah.
Tiba-tiba bus tersebutberguncang hebat, ami langsung memasukkan barang2 sekitarnya kedalam sebuah tas  di dekatnya kecuali radio panggil tsb karena terlalu berat. Saat guncangan itu berhenti Ami langsung keluar dan berlari menuju tempat terakhir guru yang dilihatnya berada. Sampai di kolong rumah yang dimaksud ami mendongkak ia melihat bus itu terguncang hebat sampai akhirnya ambruk ke tanah. Dengan ngeri Ami pun mencari jejak guru yang tadi dilihatnya, tak lama ia pun menemukan sebuah pintu yang menuju ruang di bawah tanah. Pintu itu tidak terkunci & membuatnya dapat membuka pintu tsb.
Dari atas ia dapat melihat di dalam ruangan terdapat kira2 10 orang, yang mana 7 orng siswi & 3 orng guru, yang terkejut memandang Ami. Beberapa terlihat lega bahwa manusia hiduplah yang membuka pintu & yang lainnya berseru agar secepatnya Ami turun & menutup pintu. Sesampainya di bawah Farah yang merupakan ketua kelas 3 IPS 2 menanyakan bagaimana keadaan diluar & cara Ami menemukan ruangan ini. Sambil menceritakan pengalamannya Ami memberikan kotak P3K untuk mengobati yang terluka. Dari Farah Ami mengetahui bahwa hanya terdapat 20 yang berada di desa ini, 15 siswi & 5 orang guru sedangkan penduduk desa seakan-akan raib. Ia juga mengetahui 5 siswi & 2 guru menhilang setelah tertangkap hantu, yang lainnya tidak diketahui keberadaannya.
Farah mengatakan, ketika ia memimpin beberapa siswi bersembunyi di kolong rumah ke kolong rumah lainnya agar tidak tertangkap hantu. Ia lalu bertemu pak Teguh yang menemukan sebuah tempat persembunyian ini, yang mana bebas dari hantu.
Sarah, wakil ketua kelas 3 IPS 1 menanyakan tentang radio panggil yang ditemukan Ami. Menurutnya apabila radio itu dibawa kehalaman maka radio itu akan dapat berfungsi sepenuhnya. Maka Sarah, Farah, 3 siswi & 2 guru lainnya keluar dari ruangan itu untuk menjalankan rencana tadi. Ami yang ketakutan memilih tetap berada di dalam ruangan, sesaat mereka pergi Ami bertanya pada Lisa, teman sekelas Ami tentang pemuka adat. Lisa mengatakan bahwa orang itu berada di rumahnya karena ia melihat pemuka adat masuk ke rumahnya dengan diikuti oleh setan luak.
Ami kemudian melihat2 ruangan tersebut, ada lampu minyak beserta dirigennya, beberapa kotak kayu yang berisi baju2 adat, sebuah meja kayu kecil yang terdapat kalung bandul lalu sehelai kain daerah tergantung di dindingnya. Ami mengambil kalung tersebut & sebuah baju adat.
Lisa memperhatikan Cici yang menyender ke kain adat itu terlihat gelisah. Ketika ia tanyakan alasannya ternyata bahwa dinding yang ia senderkan terasa basah. Lisa menyentuh & menyibak kain itu maka di sentuhnya dinding itu dan terasa gembur & lembab maka dengan sedikit dorongan dinding itupun hancur, menampakkan sebuah lorong kecil bagi 1 orang. Saat itulah terdengar teriakan melengking & suara berdebum yang keras. Beberapa siswi pun keluar untuk mengecek.

Nyambung lagi nanti...

Sabtu, 05 Desember 2009

Bayangan Hutan

Gw suka nulis, walo nggak se ahli khutu, he..he..he.. nah gw ada cerita ny, lum jd cerita sy kalo kaya kuthu bilang masih kerangkanya alias rangkuman drpd crita2 ini terkubur diantara tumpukan kertas2 mending gw share, bole komentar kok nggak masalah..


Dimulai yah.. 
serius ini 100% fiksi !!!



Pada awal Desember, seluruh kelas 3 IPS Perguruan Seren berdarmawisata ke daerah pedalaman kalimantan tengah. Di suatu desa bernamaObu Jou. Desa ini terletak di kaki gunung yang tersembunyi bernama Ma Ou. Tidak jauh dari desa tersebut terdapat sebuah gua yang tidak terjamah oleh warga desa. Lebar mulut goa tersebut adalah 10 meter lorongnya masuk ke bawah tanah dimana stalaktit berada. Di ujung goa tersebut terdapat sebuah bangunan kecil dan tugu peringatan yang terbuat dari platinum, yg tidak diketahui kapan & siapa yang membuatnya. Para petualang dari luar mengagumi goa tersebut karena keindahaan stataktitnya, goa tersebut bernama Halane.
Rombongan siswa akhirnya sampai ke Obu Jou pada sore hari. Anggota rombongan terdiri dari siswa, guru, angt. Mapala & segelintir orng setempat seagai pemandu. Rombongan kemudian menyewa dua buah rumah panggung yg cukup besar. Satu digunakan bagi siswa dan satunya digunakan oleh panitia. Perjalanan menuju Halane pun dimulai pada pukul 20.00. Para siswa dibagi berdasarka kelasnya. Setiap tim (A,B,C) akan memakan waktu 3 jam untuk perjalanan Halane-Obu Jou.
Tim A berangkat pukul 19.30, lebih cepatdari yang dijadwalkan. Tim selanjutnya berangkat saat Tim A kembali. Waktu terus berjalan dan sudah pukl 23.30 tetapi tim A belum juga kembali. Para panitia di base C yg berada di mulut goa Halane sebagian kembali ke Obu Jou untuk melaporkan tim A yang belum sampai ke pos mereka,bahkan tidak ditemukan jejak apapun di perjalanan Halane-Obu Jou. Seakan-akan tim A hilang ditelan malam.

Panitia & siswa menjadi gelisah. Maka diputuskan untuk melakukan pencarian dimana para siswa yang mampu & berani, diharapkan ikut bersama panitia. Pemuka adat sekaligus dukun di kampung tersebut bertanggung jawab terhadap para siswa yang masih tinggal di Obu Jou yang mana kebanyakan adalah wanita.
Pada pukul 24.20 dimulailah pencarian tim A...
 
Nah, saat ini sudut pandang terbagi menjadi 3, yaitu:
  • Lukas, anggota Mapala yg bergabung dalam tim pencari
  • Ami, siswi yang berada di Obu Jou karena badannya lemah
  • Vanny, yg merupakan anggota tim A
if you choose...


AMI
Setelah hiruk pikuk pencarian dimulai Ami yg tadinya merasa aman karena pemuka adat berada bersama meraka sekarang menjadi was-was karenaorang itu menghilang. Teman-temannya berkata kalau orang itu ikut dalam tim pencarian, ada juga yang berkata bahwa orang tersebut kembali ke rumahnya & ada juga yang berkata kalau orang tu berjaga-jaga di gerbang desa.
Tak lama setelah menghilangnya pemuka adat itu muncullah "makhluk halus" di rumah yang ditempati Ami. Membuat semua orang berlarian keluar, Ami yang dasarnya lemah tubuhnya tertinggal di dalam rumah yang terkunci & dipenuhi "makhluk halus". Dengan sembunyi-sembunyi  berlari-lari kecil ia menyelusuri seluruh ruangan di rumah tersebut untuk menemukan jalan keluar.


Rehat bentar nanti di sambung lagi....

Rabu, 02 Desember 2009

   Pd saat lg bingung di antara informasi yang ada di internet, saat mencari brng atau info pd mesin pencari (yahoo, google, dll..) malah tidak dpt apa yg dicari. Nah ada 3 kemungkinan, pertama adalah soal relevansi yg mana sampai sekarang pun para situs pencari-pun masih berjuang untuk memberikan halaman hasil pencarian yang relevan. Kedua, situs pencari menampilkan hasil pencarian bukan hanya kata atau frase yg diketikkan namun juga gabungan dari keduanya. Dan terakhir, karena situs pencari tidak memiliki informasi yg kita cari dlm indeksnya, kenapa?  karena informasi tersebut terkunci dalam suatu bak database, nah sumer informasi "tersembunyi" inilah yg disebut dengan istilah "deep web" atau "invisible web".

 Secara umum halaman web dibagi menjadi 2, halaman web permukaan yg mudah dilihat oleh spider atau crawler dari situs pencari & halaman web dalam yg mana dilindungi oleh password, berbasis script, private network & web yg sengaja disembunyikan. Alamat dari "deep web" sebenernya dapat tercatat oleh crawler tetapi isi informasi tersebut tidak dapat dicatat.


   Mungkin dengan informasi dari halaman permukaan web saja sudah cukup tetapi tidak selalu mudah mencari lewwat situs pencari apalagi jika hal itu cukup rumit. Faktanya adalah situs pencari hanya dapat mencari sebagian kecil informasi yg supercepat ini (websearch.com).



Ini adalah beberapa gateway yang dapat dipakai untuk memanfaatkan deep web :
  • Direct Search (http://www.freepint.com/gary/direct.htm)
  • Invisible Web Directory (http://www.invisible-web.net/)
  • Resource Discovery Net-work (http://www.rdn.a.uk/)
  • InfoMine (http://infomine.ucr.edu/)
  • Virtual Libary (http://vlib.org/)
Kalau sudah mencoba & memasuki link-link tsb br deh tahu kalo informasi yg tersimpan di internet tuh banyak banget...